
Gelaran Final Liga Champions Eropa berakhir dengan pertandingan Ideal FC Barcelona vs Manchester United. Hasil pertandingan liga champions kali sangat berpengaruh kepada kedua tim untuk mencetak rekor yang fenomenal bagi kedua tim. Tim sudah sama-sama memastikan juara liga pada 2 pekan kemarin ini sangat siap untuk bertarung pada laga yang dilaksanakan di Stadion Olimpico di Roma, Italia ini.
Manchester United F.C sang juara bertahan memakai kostum putih-putih dan berambisi untuk mengulang kemenangan tahun lalu dan juga momen fenomenal 10 tahun lalu dimana mereka berhasil membalik keadaan dan memenangkan Liga Champions setelah mencetak gol pada injury time. Tim asuhan Sir Alex Ferguson ini menargetkan juara pada musim kali ini. Datang dengan kekuatan penuh, dengan Rio Ferdinand dipastikan bisa tampil walaupun sempat mengalami cedera rusuk.
F.C. Barcelona datang dengan banyaknya pemain inti yang mendapatkan akumulasi kartu dan juga dibayangi cedera. Joseph Guardiola menyulap tim ini menjadi sangat garang dan telah merebut 2 gelar juara di liga domestik. Dan merekan berambisi mencetak sejarah dengan tim pertama di Spanyol yang berhasil merebut tiga gelar juara dalam satu musim.
Pertandingan dibuka dengan gol Eto’o pada menit ke sepuluh setelah itu pertandingan berlangsung dengan seru dan saling menyerang. Manajer Pep Guardiola menerapkan strategi yang brilliant dengan menempatkan Samuel Eto’o di sisi kanan yang biasa ditempati oleh Lionel Messi. Kali ini Messi ditempatkan di tengah sehingga cukup membingungkan barisan pertahanan MU.
Dengan tim yang sama-sama kuat kualitas individu Azulgrana menentukan hasil akhir final Kamis dini hari dengan skor 2-0 setelah Lionel Messi mencetak gol melalui kepalanya pada menit 70, sangat mengejutkan dengan kenyataan bahwa Messi adalah pemain terpendek di Lapangan.
Apapun ulasannya grazias Barcelona….
For Winning The European Champions League
If you would like to make a comment, please fill out the form below.
Recent Comments