
20 Januari 2009 menjadi hari yang sangat bersejarah dalam lembaran berdirinya negara adidaya Amerika Serikat. Pelantikan Presiden Amerika Ke 44 Barack Hussein Obama, presiden pertama keturunan Afro-Amerika. Seolah-olah inilah wujud demokrasi yang selalu di gemborkan oleh Amerika Serikat dengan dipilihnya seorang keturunan kulit hitam menjadi orang nomor satu di Amerika. Akankah terjadi “perubahan” seperti janji Obama ketika kampanye? “Change We Can Believe In”
Seremonial pelantikan Obama banyak sekali dirayakan mulai di AS sendiri yang pestanya seperti ketika tahun baru, di kota Obama di Jepang orang turut berdoa (walau cuma sama nama kotanya), bahkan Indonesia yang pernah disinggahi oleh Obama. Di Jakarta banyak diadakan nonton bareng pelantikan Obama, tidak tanggung-tanggung banyak duta besar dan pejabat Indonesia ikut hadir di JW Marriot. Ada juga teman sekolah Obama yang menonton langsung pelantikan yang menelan biaya Rp 1,8 Trilyun ini.
Lalu apa hubungan antara pelantikan Obama dan Palestina???
Dalam pidato pelantikannya Presiden Obama 4 kali menyebut kata “PEACE”, tapi akankah tercipta kedamaian untuk Palestina? Wapres Yusuf Kalla mengatakan bahwa wibawa Obama bisa membuat Israel lebih lunak, buktinya belum dilantik aja Israel sudah mengajukan gencatan senjata, bagaimana jika Obama nanti jadi. Apakah benar mundurnya Israel karena pelantikan Obama? I hope so…
Jika kita melihat di Gaza tidaklah terjadi perang, di Gaza tidak terjadi pembelaan diri dari serangan “teroris” Hamas,di Gaza tidak terjadi “hanya” rebutan wilayah tetapi di Gaza telah terjadi GENOSIDE bangsa Zionist terhadap rakyat Palestina. Hal ini tidak beda jauh dengan sejarah USA, jauh sebelum Abe Lincoln dilantik (Obama menapaktilasi perjalanannya sebelum inagurasi) negara yang merdeka 4 Juli 1776 ini juga melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Israel terhadap Palestina. Sejarah tidak akan melupakan Genoside yang dilakukan nenek moyang orang Amerika terhadap bangsa Indian, penduduk asli benua ini. Jauh sebelum mereka mendengungkan “Declaration of Human Rigths”.
Dengan fakta sejarah di atas akankah ada korelasi positif pelantikan Obama dengan perdamaian Palestina? Apakah Obama tidak akan seperti George Bush, ketika ditelepon oleh Olmert langsung merubah keputusan di DK PBB sehubungan dengan Resolusi Gencatan Senjata di Gaza. Sehingga Condolezza Rice harus menjilat ludah dengan abstain tentang resolusi yang disusunnya sendiri. Suatu bukti AS adalah sekutu abadi Zionist Israel.
Dengan kenyataan ini akankah ada korelasi positif pelantikan Obama dengan perdamaian Palestina?
Semoga tercipta kedamaian untuk Palestina
If you would like to make a comment, please fill out the form below.
Recent Comments